Prinsip Kerja Lini Produksi Pakan Ikan Terapung:
Proses pembuatan pakan ikan apung mengikuti beberapa tahapan, antara lain pencampuran bahan baku, penggilingan, pencampuran, conditioning, pelleting, pendinginan, dan pengemasan. Prinsip kerja mesin pakan ikan apung berkisar pada tahap pelet, pendinginan, dan pengemasan.
Tahap Pelet
Tahap pelet melibatkan mengompresi bahan baku campuran dengan kombinasi panas dan kelembaban untuk membentuk pelet. Pada tahap ini, bahan mentah yang digunakan untuk membuat pakan ikan, seperti dedak gandum, tepung tulang, dan bungkil kedelai, mengalami pemrosesan karena panas melunakkan pati dan karbohidrat lain dalam campuran, yang kemudian mengikat campuran tersebut menjadi satu.
Tahap Pendinginan
Setelah pelet terbentuk, langkah selanjutnya adalah mendinginkannya untuk menghentikan reaksi pemrosesan dan mengeraskan bagian luarnya. Proses pendinginan pelet bertujuan untuk menstabilkan dan menjaga kualitas pelet. Oleh karena itu, ini merupakan tahapan vital dalam keseluruhan proses produksi pakan ikan.
Tahap Pengemasan
Tahap pengemasan melibatkan penyegelan pakan ikan terapung ke dalam kemasan kedap udara. Ini mencegah pakan dari paparan kelembaban, oksigen, dan elemen lain yang dapat mempengaruhi nutrisi dalam pakan.
Apa Parameter Mesinnya?
Parameter mesin menentukan efisiensi keluaran, kecepatan pemrosesan, dan kualitas produk akhir. Beberapa parameter penting dari mesin meliputi kapasitas pemrosesan, ukuran pelet, daya penghancur, daya cetakan, daya potong, dan konsumsi uap.
Kapasitas Pemrosesan
Kapasitas pemrosesan adalah jumlah bahan baku yang dapat diubah lini produksi menjadi pelet dalam waktu tertentu. Kapasitas pemrosesan yang lebih tinggi berarti efisiensi produksi yang lebih tinggi.
Ukuran Pelet
Ukuran pelet menentukan tingkat dekomposisi dan konsumsi oleh ikan. Oleh karena itu, ukuran harus sesuai untuk jenis ikan tertentu dan tahap kehidupan ikan.
Kekuatan Penghancur
Daya penghancur menentukan laju penggilingan bahan mentah menjadi bubuk yang lebih halus, ideal untuk pembuatan pelet. Kekuatan crusher yang lebih tinggi sama dengan kecepatan pencampuran yang lebih tinggi, meningkatkan output.
Kekuatan Moulder
Kekuatan cetakan bertanggung jawab untuk menentukan kekuatan pelet. Semakin kuat pelet, semakin lama mereka mengapung, memastikan pemanfaatan nutrisi yang lebih baik oleh ikan.
Daya Potong
Daya potong menentukan tingkat pemotongan pelet menjadi ukuran yang seragam untuk memastikan konsistensi pengemasan.
Konsumsi Uap
Konsumsi uap menunjukkan biaya menjalankan lini produksi, dan tingkat konsumsi uap yang tinggi menunjukkan biaya produksi yang lebih tinggi.
Bagaimana Cara Memilih Lini Pengolahan Pakan Ikan yang Cocok?
Jalur pemrosesan spesifik yang dibutuhkan akan bergantung pada beberapa faktor, termasuk kapasitas produksi yang diharapkan, jumlah varietas, spesies ikan, dan ukuran pelet yang diharapkan. Beberapa aspek penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih jalur pemrosesan yang tepat meliputi:
Kapasitas produksi
Kapasitas produksi harus selaras dengan kapasitas aktual yang dibutuhkan, dan mesin yang dipilih harus memiliki kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan ekspansi di masa depan.
Variasi
Lini produksi yang dipilih harus menawarkan beberapa variasi ukuran, bentuk, dan komposisi pelet untuk memenuhi spesies dan tahap perkembangan yang berbeda.
Kualitas
Lini pengolahan harus menyediakan pelet berkualitas tinggi dengan bioavailabilitas nutrisi tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan yang maksimal.
Harga Mesin
Nilai lini Pemrosesan harus selaras dengan kapasitas dan fungsionalitas, memastikan bahwa biaya lini sepadan dengan pengembalian investasi yang diharapkan.
Efisiensi Produksi
Lini pemrosesan harus menawarkan efisiensi produksi yang tinggi, yang berarti output produk berkualitas lebih tinggi per satuan waktu.
Bagaimana Cara Menggunakan Mesin?
Mesin pakan ikan terapung mudah digunakan dalam pengoperasiannya. Prosesnya melibatkan langkah-langkah berikut:
Langkah 1: Pemilihan Bahan
Pilih bahan baku yang tepat yang sesuai dengan spesies ikan dan tahap pertumbuhannya.
Langkah 2: Menggiling Bahan
Giling bahan mentah ke ukuran dan konsistensi yang diinginkan untuk pencampuran yang tepat.
Langkah 3: Campur Bahan Baku
Campur bahan mentah dengan perbandingan yang sesuai dan tambahkan air untuk membuat kisaran kelembapan 12-15 persen .
Langkah 4: Pelletize the Mix
Masukkan bahan baku campuran ke dalam pabrik pelet untuk mendapatkan ukuran dan bentuk pelet yang diinginkan.
Langkah 5: Dinginkan Pelet
Proses pendinginan pelet bertujuan untuk menstabilkan dan menjaga kualitas pelet.
Langkah 6: Kemas Pelet
Kemas pelet ke dalam kemasan kedap udara untuk menjaga kualitas dan nutrisi dalam produk.
Apa Keuntungan Pabrik Kami?
Pabrik kami berspesialisasi dalam menyediakan lini produksi pakan ikan terapung yang memenuhi berbagai kebutuhan kapasitas, ukuran pelet, dan persyaratan pemuliaan khusus, menawarkan keuntungan sebagai berikut:
· Daya Tahan Tinggi
Mesin kami dibuat dengan bahan berkualitas tinggi yang menawarkan masa pakai lebih lama dan lebih sedikit keausan.
· Mudah digunakan dan dipelihara
Alat berat kami dilengkapi dengan panduan pengguna dan mudah disesuaikan, membuat pengoperasian dan perawatan bebas stres.
· Kustomisasi
Kami membuat mesin khusus yang sesuai dengan kapasitas spesifik dan kebutuhan produksi dari klien kami.
· Hemat biaya
Alat berat kami menawarkan keseimbangan yang tepat antara biaya dan kualitas, menawarkan alat berat berkualitas tinggi dengan harga terjangkau.
· Pengiriman cepat
Di pabrik kami, kami memahami nilai waktu dalam agribisnis, dan kami memprioritaskan pengiriman peralatan yang cepat setelah melakukan pemesanan.
Kesimpulan
Mesin makanan ikan terapung adalah aspek penting dari industri akuakultur, dan memilih peralatan yang tepat merupakan langkah penting dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan ikan yang optimal. Pabrik kami menyediakan mesin berkualitas yang mudah digunakan, dirawat, hemat biaya, dan dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik pelanggan. Pilih pabrik kami dan nikmati manfaat dari mesin makanan ikan terapung berkualitas.
|
Model |
WSJY-40 |
WSJY- 50 |
WSJY-60 |
WSJY-70 |
WSJY-80 |
WSJY-90 |
WSJY-120 |
WSJY—135 |
WSJY-160 |
WSJY-200 |
|
Kapasitas --- kg/jam |
30-40 |
60-80 |
120-150 |
180-250 |
300-350 |
400-450 |
500-700 |
800-1000 |
1200-1500 |
1800-2000 |
|
Diameter Pelet--- mm |
1-8 |
1—8 |
1 —10 |
1-10 |
1 —10 |
1 —10 |
1-10 |
1 –12 |
1-12 |
1-12 |
|
Daya Motor--- kw |
5 |
7.5 |
15 |
18.5 |
22 |
37 |
55 |
75 |
90 |
132 |
|
Daya Potong--- w |
400 |
400 |
400 |
400 |
1100 |
1500 |
2200 |
2200 |
2200 |
3000 |
|
Diameter Batang Sekrup-- mm |
40 |
50 |
60 |
70 |
80 |
90 |
120 |
135 |
160 |
200 |
|
Gelar memasak |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
>95 persen |
|
Ukuran (m) |
1.4*1.03*1.1 |
1.45*1.08*1.25 |
1.46*1.14*1.25 |
1.6*1.4*1.35 |
1.6*1.4*1.35 |
2.1*1.45*1.35 |
2.1*1.45*1.35 |
2.55*2.05*1.65 |
2.9*2.65*1.8 |
3*2.85*1.9 |
|
Berat (kg) |
260 |
350 |
355 |
580 |
700 |
950 |
1700 |
1900 |
3600 |
4300 |
Tag populer: lini produksi pakan ikan terapung, pemasok lini produksi pakan ikan terapung Cina, pabrik












